Lintas Klaster – Kegiatan Sosialisasi Penggunaan dan Penyimpanan Obat di Kelas Ibu Balita Desa Jompo Kulon
Sokaraja, Puskesmas Sokaraja II News – (03/06/2026) Penggunaan obat yang benar harus selalu menerapkan Prinsip "Lima Tepat": Tepat Obat, Tepat Dosis, Tepat Waktu, Tepat Cara Pemberian, dan Tepat Pasien. Selalu ikuti petunjuk dokter atau apoteker, dan baca informasi kemasan dengan teliti untuk mencegah efek samping yang tidak diinginkan.
Untuk obat yang diminum sebelum makan sebaiknya diminum 15 – 30 menit sebelum makan. Sedangkan untuk obat yang dikonsumsi sesuadah makan umumnya diminum minimal 10 menit setelah makan, karena jika obat diminum langsung atau <10 menit sesudah makan maka itu sama saja obat tersebut diminum bersama makanan. Padahal tidak semua obat penyerapannya baik jika diminum Bersama dengan makanan.

Penyimpanan obat sebaiknya dalam wadah tertutup dan terlindung dari paparan cahaya matahari langsung. Tidak semua obat harus disimpan di dalam lemari es, yang penting hindari dari paparan sinar matahari langsung.
Beberapa ciri obat yang sudah rusak atau tidak bisa digunakan lagi antara lain : obat sudah melewati tanggal kadaluwarsa, obat tablet ada bintik hitamnya, tablet rapuh atau mudah patah, sirup berubah bau, rasa dan warnanya, jika suspensi cairannya terpisah menjadi 2 lapisan dan jika sudah dikocok kembali terpisah menjadi 2 lapisan, jika salep racikan maka warnanya berubah. Jika obat menunjukkan salah satu ciri diatas maka jangan dikonsumsi lagi.
Kegiatan di Posyandu melibatkan pemeriksaan kadar kolesterol dan tekanan darah pada masyarakat usia 40 tahun keatas, harapannya agar dapat meningkatkan pengetahuan, mampu mengatur pola makan dan penanganan gangguan kolesterol, serta mencegah penyakit jangka panjang.
Penulis : Diana Budi Prasetiyoningrum
Editor : Raafika Dewi Prihandini
.






Komentar